![]() |
| Beberapa Guru Bantu Pusat Yang mendatangi Kantor Bupati Ende |
Ende, - Perjuangan 29 guru bantu pusat di Kabupaten Ende yang beberapa waktu lalu mempertanyakan nasib terkait pengangkatan mereka sebagai CPNSD membuahkan hasil.
Selasa, (20/5) mereka diundang Kepala Badan Kepegawaian Daerah ( BKD) setempat, Derson Duka untuk membicarakan nasib dan masa depan mereka.
Menurut Derson, BKD Ende sudah menerima surat jawaban dari BKN yang mengisyaratkan bahwa mereka akan segera diproses .
“Kita baru saja menerima surat dari BKN terkait dengan persoalan guru bantu pusat. Dalam surat tersebut BKN meminta untuk segera memproses pengangkatan mereka. Untuk itu hari ini kami mengundang mereka untuk duduk bersama dan memberi penjelasan terkait diprosesnya kembali nasib mereka,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk memproses mereka, para guru bantu itu diminta segera mengurus kembali berkas dan dokumen yang berhubungan dengan pengangkatan sebagai CPNSD. Dokumen tersebut diharapkan bisa segera di selesaikan untuk selanjunya dibawa ke BKN Pusat.
“Diharapkan mereka segera memasukan berkas tersebut, sehingga kita akan segera menghantarnya ke BKN Pusat dan saya sendiri yang akan mengantarnya ke sana,” tuturnya.
Sementara itu Adrianus Oda salah seorang guru bantu pusat menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah dimana akhirya nasib mereka bisa diperhatikan.
Untuk diketahui, sejumlah guru bantu pusat yang mengabdi di Kabupaten Ende beberapa waktu yang lalu datang ke kantor bupati guna mempertanyakan nasib mereka. Pasalnya, hingga kini mereka belum juga diangkat menjadi CPNS, padahal mereka sudah mengabdi puluhan tahun di sejumlah sekolah di Kabupaten Ende.
Mereka merasa dianaktirikan pemerintah daerah karena hingga sekarang nasib mereka untuk diangkat menjadi CPNS di Kabupaten Ende tidak pernah terwujud.
Mereka bahkan serasa diombang - ambingkan karena ketika mengikuti semua persyaratan yang ada untuk menjadi tenaga honorer K1, semua kelengkapan dan adminsitrasi dalam perjalanan tidak diakomodir meski segala persyaratan sudah diverifikasi dan validasi serta dinyatakan lengkap.
Menurut Adrianus, ketika dilakukan verifikasi dan validasi K1 mereka lolos, namun tiba-tiba muncul nama baru 60 orang tanpa melalui verifikasi dan validasi dan mereka masuk di dalam K1.
Karena itu, setelah mereka mendapatkan penjelasan terkait di terimanya mereka untuk di proses menjadi CPNSD, mereka berharap pemerintah serius memperjuangkan nasib mereka.
sumber : flobamora.net

0 Response to "Perjuangan Guru Bantu Pusat di Ende Membuahkan Hasil"
Post a Comment